Proses ini mengatur seluruh alur pengelolaan barang di dapur — mulai dari perencanaan kebutuhan, pembelian, penerimaan barang, penggunaan harian, hingga pengecekan fisik (stock opname). Modul ini digunakan oleh tim dapur, admin pengadaan, serta bagian keuangan untuk memastikan ketersediaan barang selalu tercatat dengan benar.
Overview Proses
Siklus pengelolaan barang di MBG mencakup beberapa tahapan yang saling terhubung:
Belanja Kebutuhan Dapur
Pengajuan pembelian barang yang dibutuhkan dapur.
Purchase Order (PO)
Verifikasi dan persetujuan belanja oleh admin keuangan/operasional.
Penerimaan & Pencatatan Penggunaan
Barang diterima, digunakan untuk produksi, dan dicatat dalam sistem.
Monitoring Stok Barang
Sistem menampilkan jumlah stok aktual berdasarkan input masuk–keluar.
Stock Opname
Pengecekan fisik berkala untuk memastikan kesesuaian data dan kondisi barang.
Laporan Mutasi Barang
Ringkasan pergerakan barang untuk keperluan audit dan analisis.
Setiap tahapan ini mendukung transparansi dan akurasi dalam pemakaian barang untuk produksi harian.
Belanja Kebutuhan Dapur
Bagian dapur dapat mengajukan permintaan barang ketika stok sudah menipis atau saat membutuhkan barang tertentu untuk produksi.
Halaman pengelolaan belanja
Fungsi Utama
Mencatat daftar kebutuhan belanja.
Melampirkan rincian kuantitas, kategori barang, dan prioritas.
Memberikan visibilitas kepada tim pengadaan atas kebutuhan tiap dapur.
Cara Mengajukan Belanja
Menambahkan pengajuan belanja
Masuk ke Kelola Barang → Belanja
Klik Tambah Belanja
Pilih kategori dan jenis barang
Masukkan kuantitas & satuan
Berikan catatan jika diperlukan
Simpan dan tunggu proses verifikasi
Status belanja akan muncul sebagai Menunggu, Disetujui, atau Ditolak.
Purchase Order (PO) & Status Persetujuannya
Setiap pengajuan belanja akan diverifikasi melalui modul PO.
Menambahkan pengelolaan Purchase Order
Tujuan PO
Menyaring dan menyetujui belanja yang benar-benar dibutuhkan.
Mengontrol anggaran operasional.
Menghubungkan proses belanja dengan pemasok (supplier).
Alur PO
Pengajuan belanja masuk ke daftar PO.
Admin melakukan pengecekan detail (harga, kuantitas, supplier).
PO disetujui atau ditolak.
Jika disetujui → barang dapat dibeli oleh tim pengadaan.
Status PO:
Draft
Menunggu Persetujuan
Disetujui
Ditolak
Selesai
Pencatatan Penggunaan Barang
Setiap barang yang digunakan untuk produksi harus dicatat untuk menjaga akurasi stok.
Halaman pengelolaan penggunaan barang
Tujuan
Melacak barang yang keluar dari dapur.
Mengurangi stok secara otomatis.
Menjadi dasar perhitungan kebutuhan belanja berikutnya.
Cara Mencatat Penggunaan
Halaman pencatatan penggunaan barang
Masuk ke Kelola Barang → Penggunaan
Pilih barang yang digunakan
Masukkan jumlah yang dipakai
Simpan
Sistem akan mengurangi stok sesuai input.
Monitoring Stock Barang
Modul ini menampilkan daftar seluruh barang yang tersedia di dapur, lengkap dengan jumlah dan status persediaannya.
Halaman pengelolaan stock barang
Fitur
Daftar stok barang per dapur
Pencarian dan filter berdasarkan kategori
Penanda stok rendah (low stock warning)
Riwayat pergerakan stok
Manfaat
Memastikan barang tidak kehabisan mendadak
Membantu menyusun rencana pembelian
Meminimalkan pemborosan dan barang menumpuk
Stock Opname
Stock opname dilakukan secara berkala untuk mencocokkan jumlah barang fisik dengan data sistem.
Halaman stock opname
Tujuan
Menemukan selisih antara stok sistem dan stok nyata.
Mengidentifikasi kehilangan atau kerusakan barang.
Memperbarui catatan stok agar akurat.
Proses
Tim dapur menghitung jumlah fisik barang.
Masukkan hasilnya ke modul Stock Opname
Sistem menampilkan selisih (lebih/kurang)
Data disimpan sebagai laporan resmi opname
Laporan Mutasi Barang
Mutasi barang adalah ringkasan seluruh pergerakan barang dalam periode tertentu.
Halaman mutasi stock
Isi Laporan
Barang masuk dari belanja/PO
Barang keluar untuk penggunaan
Penyesuaian dari stock opname
Stok awal dan stok akhir dalam periode
Laporan ini digunakan untuk audit, analisis pengeluaran barang, dan evaluasi kebutuhan dapur.